Hidup sekarang dan dahulu telah sangat
berbeda, baik dari gaya fashion, gaya hidup bahkan tidak terlepas dari media
sosial. Penggunaan media saat ini sebenarnya jauh dari kata mempermudah
komunikasi untuk menyambung tali silaturahmi, tapi seperti yang semua ketahui
sekarang penggunaanya telah menggeser dari fungsi aslinya, justru dengan media
sosiallah cara menggapai sasaran sangat cepat tercapai.
Medsos atau media sosial, hampir tak bisa
dipisahkan dari masayarakat saat ini, dan medsos selalu membidik penggunanya
baik dari berbagai kalangan tidak peduli dari kalangan orang kota, orang desa,
orang kaya dan orang miskin, bahkan orang miskinpun akan berusaha untuk dapat
memenuhi permintaan medsos, yang maksudnya disini, khlayak dapat dengan akan ditayangkan
konten-konten yang sangat menarik, sehingga dalam mengaksesnya diperlukan paket
internet/kuota. Dan para pengguna itu tentu saja akan berusaha untuk dapat membeli
paket internet tadi dan merelakan kebutuhan yang lan tertinggal yang terpenting
baginya adalah ber media sosial.
Dapat dengan mudah sekali media sosial saat
ini dalam menguasai khalayak atau pengguna. Karena keluasan jejaringannya dan
sangat mudah mengaksesnya. Didalam penggunaanya juga memiliki fungsi positif,
sebagaimana dapat mengetahui informasi tanpa batas jika pengguna dapat mampu
mengatasi atau mengarahakan penggunaanya ke penggunaan yang positif dan
penggunaan yang negatif tentu saja membuat kita harus waspadapada terhadap
generasi muda yang akan terjerumus kedalam medsos ini.Dari keresahan
tokoh-tokoh islam tentang adanya intenet ini,
yang mampu mengoyahkan iman seseorang dan mampu merubah etika,moral,
akhlak tentu saja hal ini dapat di tanggulangi dengan banyaknya sisi positif
yang juga banyak terdapat di dalam internet. Dan tidak semua khalayak mampu
mengetahui dan menyadari konten yang ditayangkan itu fakta/hoax tetapi dari
beberapa pengalaman serta kepintaran manusia sekarang juga bisa membedakan apa
saja yang positif dalam penggunaan media internet, dan masyarakat juga tidak
menerima mentah-mentah pesan yang diterima tetapi masayarakat sudah mulai
menyadari dan mengkritisi pesan yang disampaikan itu real, hoax atau hanya
sekedar isu-isu belaka.
Selain itu kita juga bisa membuka atau mencari
informasi dengan bebas, tentu saja hal ini mungkin perlu bimbingan (untuk
anak-anak) dan kesadaran (untuk pemuda bahkan oarang tua) dalam memanfaatkan
media internet untuk sarana belajar, mencari informasi, dan mengonsumsi hal-hal
positif dari banyaknya hal-hal negatif di dalamnya.
Kekhawatiran juga terjadi kepada pengguna yang
terus menerus bisa menjadi candu, dan bisa saja individu atau kelompok,
tenggelam dalam asiknya bersosial media hingga lupa dengan akherat. Namun
lagi-lagi pendididikan etika besar sekali perannya dalam tumbuh kembang anak
manusia. Dan pengajaran tersebut dapat kita gapai dari pemeblajaran setiap
kehidupan, dari keluarga, lingkungan akademis dan lingkungan sekitar. Jadi
semua yang negatif juga punya posisi positif untuk di gunakan sesuai arah yang
kita inginkan.
Dari gambaran diatas, media sosial menjadi
sebuah kebutuhan di masyarakat, yang bermula dengan adanya media sosial ini,
akan mempermudah tali silaturahmi, tapi pandangan saya kedepan dengan keadaan
media sosial seperti whatsapp, google, instagram, facebook, youtube dan
lain-lain. bahkan game online pun saat ini mampu mencarikan teman untuk kita
walaupun sebatas dalam ruang lingkup game, tetapi kebiasaan ini masayarakat
atau berjuta manusia diluar sana akan tidak butuh lagi bertemu secara langsung
atau berkenalan secara langsung. Bahakan lebih mirisnya lagi manusia tidak lagi
butuh teman, dilihat dari kebiasaan sekarang yang kebnyakan orang-orang sibuk
sendiri atau asik dengan dunia maya nya, bakan ketika seorang bertemu sekalipun
akan terabaikan dan tidak dipedulikan. Dan canggihnya media sosial ini, bisa
dikatakan dalam mempelajari skill bekerja, mencari informasi, masyarakat tidak
akan membutuhkan buku, dan tidak akan membutuhkan guru untuk belajar. Cukup
dengan menacri di gedget masing-masing dengan sangat mudah dan cepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar